Jakarta, KomentarNews – Pabrikan mobil China, Seres, dikabarkan telah mendapatkan paten untuk apa yang disebut sebagai “toilet dalam kendaraan” (in-vehicle toilet) yang meluncur di bawah kursi penumpang. Fitur ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna saat perjalanan jauh, berkemah, atau saat menginap di dalam mobil.
Fitur ini dimaksudkan untuk “memenuhi kebutuhan toilet pengguna dalam perjalanan jauh, saat berkemah, atau saat menginap di dalam mobil,” demikian tulis para insinyur Seres dalam pengajuan paten di China pada 10 April 2026, seperti dilansir BBC, Jumat (17/4/2026).
Pengajuan paten tersebut menunjukkan rencana Seres untuk toilet onboard yang meluncur keluar dari bawah kursi penumpang dengan dorongan atau melalui perintah suara. Toilet ini dilengkapi dengan kipas dan pipa pembuangan untuk menyalurkan bau keluar dari mobil.
Limbah dikumpulkan dalam tangki yang harus dikosongkan secara manual. Toilet ini juga dilengkapi dengan elemen pemanas berputar yang menguapkan urin dan mengeringkan limbah lainnya. Saat tidak digunakan, toilet tersembunyi di bawah kursi, memanfaatkan ruang di dalam mobil tanpa memerlukan ruang tambahan.
Toilet dalam mobil sebenarnya langka—kebanyakan ditemukan di bus jarak jauh—tetapi bukan tanpa preseden. Pada 1950-an, versi khusus Rolls-Royce Silver Wraith dilengkapi dengan pesawat televisi built-in dan toilet di bawah kursi penumpang, menurut rumah lelang Sotheby’s.
Seres, bersama dengan merek anak perusahaannya Aito, dikenal membuat kendaraan sport utility vehicle (SUV) listrik yang lebih besar dan memiliki ruang kargo lebih banyak. Sebagian besar mobil perusahaan dijual di daratan China, meskipun Seres juga telah berekspansi ke Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Seres adalah salah satu dari sedikit perusahaan EV China yang telah menghasilkan untung, termasuk BYD yang memimpin dunia.
Dengan puluhan merek yang bersaing, pasar EV China menjadi sangat jenuh yang menyebabkan perang harga yang mahal dan telah menggerogoti laba perusahaan. Banyak analis telah membunyikan alarm bahwa sejumlah besar perusahaan EV China berisiko kolaps.
Pakar otomotif dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira, menilai inovasi toilet dalam mobil ini sebagai langkah berani Seres. “Ini mungkin terdengar gila, tetapi di pasar yang super jenuh seperti China, fitur ‘aneh’ bisa menjadi pembeda. Namun, tantangannya adalah biaya produksi dan penerimaan konsumen. Apakah orang mau repot membersihkan tangki limbah?” ujar Bhima.
(*BBC)

