Jakarta, KomentarNews – PT Wuling Motors (Wuling) resmi meluncurkan model terbarunya, Eksion, ke pasar otomotif Indonesia. SUV ramah lingkungan ini hadir di segmen yang tengah diminati, yakni Sport Utility Vehicle (SUV), dan tersedia dalam dua versi: plug-in hybrid (PHEV) mulai Rp449 juta dan baterai murni (BEV) mulai Rp389 juta untuk varian terendah.
Direktur Pemasaran PT Wuling Motors, Ricky Christian, dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (22/4/2026), menjelaskan bahwa segmen SUV memiliki kontribusi penting di pasar Indonesia, sekitar 29 persen dari pasar otomotif nasional. “Menariknya, 33 persen dari segmen ini sekarang sudah menggunakan teknologi elektrifikasi atau NEV. Hal ini menjadi sangat potensial untuk kami meluncurkan produk SUV dengan segmen New Energy Vehicle,” ujar Ricky.
Wuling mencoba memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang kini banyak melirik platform SUV, dengan mempertimbangkan aspek kapasitas angkut yang lebih besar untuk keluarga. Eksion menjadi SUV 7 penumpang pertama di Indonesia yang tersedia dalam pilihan teknologi BEV dan PHEV.
“Kami begitu memahami keluarga-keluarga di Indonesia, konfigurasi 7-seater menjadi salah satu pilihan utama. Oleh karena itu, produk yang kami hadirkan hari ini hadir dengan konfigurasi 7-seater,” kata Ricky.
Secara dasar, Eksion memiliki kemiripan dengan Wuling Darion yang belum lama diluncurkan, mulai dari fitur hingga komponen interior. Eksion bisa dikatakan sebagai Darion yang “di-SUV-kan” oleh pabrikan asal China tersebut. Kemiripan mencakup penggunaan suspensi McPherson (depan) dan Multi-link Independent (belakang) untuk kenyamanan maksimal di berbagai kondisi jalan.
Layar kontrol utama 12,8 inci (32,5 cm) dan panel instrumen digital 8,8 inci (22,35 cm) menjadi pusat pengaturan radio, AC, hingga fitur 360 derajat untuk bantuan saat melewati jalan sempit.
Secara dimensi, Eksion memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, dengan jarak sumbu roda 2.810 mm. Interior mengusung kombinasi warna walnut brown dan carbon black yang memberikan kesan nyaman dan premium.
Varian PHEV menggunakan mesin 1.5 liter dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga 105 hp (torsi 130 Nm), sementara motor listrik menyumbang tenaga 195 hp (torsi 230 Nm). Varian listrik murni memiliki kapasitas baterai 20,5 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam kondisi kombinasi berdasarkan standar pengujian CLTC.
Pengamat otomotif dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) , Bhima Yudhistira, menilai bahwa peluncuran Eksion akan memperketat persaingan di segmen SUV elektrifikasi. “Harga mulai Rp389 juta untuk BEV sangat kompetitif. Wuling sepertinya ingin mengambil pangsa pasar dari Hyundai Ioniq 5 dan Kia EV6 yang dibanderol di atas Rp700 juta. Dengan konfigurasi 7-seater, Eksion juga akan bersaing dengan Mitsubishi Xpander Cross,” ujar Bhima.
(*Wuling Motors/ *ANT)


