Beijing, Komentarnews – Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, berencana meluncurkan jaringan pengisian daya cepat (fast charging) generasi terbaru, Flash Charging 2.0, di Eropa dalam beberapa pekan ke depan. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit.
Menurut laporan CarNewsChina pada Senin (16/3/2026) waktu setempat, jaringan stasiun pengisian ini akan memiliki daya hingga 1.500 kW dan dirancang khusus untuk mendukung kendaraan yang menggunakan baterai Blade generasi terbaru milik BYD.
Performa Pengisian Super Cepat
Kendaraan yang dilengkapi baterai Blade generasi kedua ini diklaim mampu mencapai performa pengisian yang luar biasa:
-
Dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit
-
Dari 10 persen hingga 97 persen dalam sembilan menit (berdasarkan standar pengisian di China)
Namun demikian, BYD belum dapat memastikan apakah performa yang sama dapat dicapai pada versi kendaraan yang dipasarkan di Eropa, mengingat perbedaan standar dan infrastruktur kelistrikan.
Saat ini, sebagian besar kendaraan listrik yang dipasarkan di Eropa umumnya mendukung pengisian cepat DC (direct current) hingga sekitar 400 kW. Jika stasiun 1.500 kW milik BYD benar-benar dioperasikan, teknologi tersebut akan menjadi pengisi daya publik dengan kapasitas tertinggi di Eropa.
Peluncuran jaringan Flash Charging 2.0 ini bertepatan dengan rencana debut model Denza Z9 GT di pasar Eropa pada April mendatang. Saat ini, sistem pengisian super cepat tersebut baru mendukung model flagship ini.
Denza Z9 GT sendiri dibekali baterai Blade berkapasitas 122 kWh serta tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga sekitar 960 hp (716 kW) . Mobil ini ditawarkan dalam varian penggerak roda belakang (RWD) maupun all-wheel drive (AWD).
Kendaraan tersebut juga diklaim mampu menempuh jarak hingga 800 kilometer menurut standar pengujian WLTP (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure).
Bagian interior Denza Z9 GT dilengkapi sistem audio Devialet yang tersertifikasi Dolby Atmos, menjadikannya salah satu kendaraan pertama di Eropa dengan sistem audio bergaya teater.
BYD sebelumnya telah memasang ribuan stasiun Flash Charging di China. Namun, perusahaan itu belum mengungkap secara rinci jumlah lokasi maupun wilayah Eropa yang akan menjadi tahap awal peluncuran jaringan tersebut.
Dengan peluncuran ini, BYD semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin teknologi kendaraan listrik global, sekaligus menantang dominasi produsen Eropa di pasar mereka sendiri.
(*CarNewsChina/ *BYD Global)
